Weird Day

Dari skala 1 sampai 10 ke-aeng-an hari ini ada di level 9. Banyak sekali emosi yang sebenarnya bisa dicerna. Tapi keadaan membuat semua hanya dijalani saja. Saya mengetik ini tepat setelah pulang karaoke yang rusuhnya hampir mirip tawuran bersama teman-teman kantor. Sengaja menuliskannya dengan segera, supaya getaran yang ingin disampaikan masih ada. Hari ini ada [...]

Dear Nak

Nak, Ibu hanya ingin memastikan jika kelak kamu membaca ini kamu akan benar-benar mengerti apa yang sudah terlewati demi memperjuangkanmu di sisi. Saat ini Ibu belum bisa menjanjikan banyak hal seperti hidup yang nyaman sampai dana pendidikan yang tersimpan rapi. Ibu masih berjuang memastikan semua yang kamu butuhkan akan ada saat kamu datang nanti. Nak, [...]

Rindu Selalu Jadi Nama Tengahmu

Sejak beberapa saat lalu rindu sudah jadi nama tengahmu. Dia bergelayut pelan. Di sisi kanan mataku seperti pendulum memabukkan. Memberatkan kelopak. Pelan-pelan.   Lusuh Kartu Tanda Pendudukmu. Di sampingnya ada Surat Kehilangan Kepolisian. Kutanya kenapa kau bilang nama tengahmu hilang. Kau lupa selepas kita menikah nama tengahmu kulaminating baik-baik agar aman kubawa pulang. Jogja, Juli [...]

Trip To Psychiatrist

It's been 2 months since my first visit to psychiatrist. Yes, you heard it right. Finally I decided to went to psychiatrist to seek for help. To find closure. To cure whatever happen inside of me. It does not change my life that much.  Only 1 to 2 capsule to take each day. The doctor [...]